www.riaukontras.com
| Komperensi: Mari Kita Bergotong Royong Lawan Corona | | Team Pengabdian Mahasiswa Universitas Riau, melakukan Penyemprotan di Kawasan Rumah Warga | | Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing | | IWO Inhil Terus Membuka Donasi Melalui Posko Relawan Covid-19 | | Polres Bintan Giatkan Budidayakan Ikan Tawar | | IWO Inhil Kembali Salurkan 20 Paket Sembako Kepada Masyarakat Sungai Beringin
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 01 Juni 2020
 
IWO Kalsel Sesalkan Pemanggilan Wartawan banjarhits.id oleh Ditreskrimsus Polda Kalsel
Editor: | Selasa, 26-11-2019 - 11:51:44 WIB

TERKAIT:
 
  • IWO Kalsel Sesalkan Pemanggilan Wartawan banjarhits.id oleh Ditreskrimsus Polda Kalsel
  •  

    BANJARMASIN, RIAUKontraS.com - Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalsel Anang Fadhilah menyesalkan tindakan Direktorat Krimiinal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel yang memanggil Pimpinan Redaksi banjarhits.id (Kumparan.com) yang juga koresponden Tempo Diananta P. Sumedi. Terkait dugaan pelanggaran UU RI No19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No11 tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam Pasal 45 A Ayat (2). 

     
    Informasi yang diterima wartawan media ini, menyebutkan surat pemanggilan  dengan Nomor B/SA-2/XI/2019/Ditreskrimsus memanggil Diananta P Sumedi untuk dimintai keterangannya oleh penyidik Rabu (26/11/2019) terkait berita yang telah dimuatnya di banjarhits.id. 

     
    “Kami sesalkan adanya pelaporan atas pemberitaan yang telah dimuat di banjarhits.id yang berujung pemanggilan dari Ditreskrimsus Polda Kalsel terhadap Diananta  P. Sumedi yang juga anggota IWO Kalsel,” katanya, Senin (25/11/2019). 

     
    Kata Anang, berdasarkan hasil penelusurannya terkait produk jurnalistik yang dibuat anggotanya tersebut adalah murni produk jurnalistik berdasarkan hasil wawancara dengan Sukirman tokoh dayak dari Kotabaru yang juga Ketua Kaharingan Kotabaru. “Yang menjadi pertanyaan mengapa berita ini dituduh melanggar UU ITE. Bahkan menilai isi pemberitaannya berbahaya dan mengandung unsur SARA,” ujarnya. 

     
    Anang meminta Ditreskrimsus Polda Kalsel jangan cepat-cepat mengambil tindakaan wartawan banjarhits.id berpotensi melanggar hukum karena isi beritanya berpotensi menimbulkan SARA. “Isi berita bukan opini atau dikarang oleh wartawan banjarhits, tapi berdasarkan hasil wawancara terkait sengketa lahan perkebunan kelapa sawit,” katanya. 

     
    IWO Kalsel mendesak agar Polda Kalsel bisa objektif dan adil dalam melihat persoalan ini, karena wartawan sendiri bekerja berdasarkan UU Pers, sehingga jika terjadi sanggahan atau proites dari pihak narasumber tentu bisa diselesaikan lewat UU Pers bukan UU ITE. 

     
    “Penyelesaiannya harus lewat mekanisme UU Pers, bukan malah akan dijerat lewat UU ITE, kasus ini mengingatkan kasus yang menjerat almarhum M Yusuf wartawan Sinar Pagi Minggu yang tewas di penjara. Dimana Yusuf pernah membuat berita soal sengketa lahan di Kotabaru beberapa saat lalu,” katanya. 

     
    Sementara, Polda Kalsel melakukan pemanggilan wartawan banjarhits yang juga anggota IWO Kalsel terkait isi berita yang ada di banjarhits.id. Yang dilaporkan oleh Majelis Adat Dayak, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Kalsel, Ketua Dewan Adat Dayak Kotabaru, Ketua Dewan Adat Dayak Tapin. Dengan judul berita tanggal 8 Nopember 2019 dengan judul “Tanah Dirampas Jhonlin, Dayak Mengadu ke Polfa Kalel. Isi berita yang dipersoalkan berpotensi menimbulkan SARA. 

    (anang fadhilah)

     
    Sandi



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • IWO Kalsel Sesalkan Pemanggilan Wartawan banjarhits.id oleh Ditreskrimsus Polda Kalsel
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    8 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    9 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
    10 Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved