www.riaukontras.com
| Untuk Mengamalkan SANTIAJI Kodim 0104 Aceh Timur Rutin Gelar Upacara | | RèJO: Ventje Politisi Handal Pemersatu | | TNI dan Polri Apel Gabungan Dalam Rangka Patroli Karhutla | | Temuan BPK RI Sebesar Rp.42 Milyar di UIN Suska Riau, Dikonfirmasi Rektor UIN 'Bungkam' | | Timbun Lahan Ribuan Ton Kubik, Acun diduga Kangkangi Aturan Perda Kab Bintan | | Masyarakat Keluhkan, Penerangan Jalan Umum di Bengkalis sering Padam
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 24 Februari 2020
 
Dewan Pengawas IMO: Periode Kedua Kabinet Jokowi Harus Bersih Dari Korupsi
Editor: | Kamis, 05-09-2019 - 13:28:32 WIB

TERKAIT:
 
  • Dewan Pengawas IMO: Periode Kedua Kabinet Jokowi Harus Bersih Dari Korupsi
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Kabinet Kerja jilid II saat ini seakan menjadi makhluk berpredikat paling seksi di mata publik.

    Pasalnya, sejak Jokowi-Ma'ruf dinyatakan menang dalam pemilu 2019, langkah berikut adalah menyusun kabinet untuk menjadi pembantunya dalam lima tahun kedepan.

    Bagaimana menurut tokoh yang kini menjabat sebagai Dewan Pengawas Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Tjandra Setiadji atau yang akrab dipanggil Andy. Menurutnya, kabinet mendatang harus bersih dari praktek korupsi.

    Andy pun menilai pada periode sebelumnya masih banyak lembaga Kementerian yang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    "Kalau saya disuruh memberi nilai, Kabinet Kerja I dapat nilai 70, artinya tidak terlalu rendah tetapi tidak memuaskan," tegas Andy, kepada wartawan, Kamis (5/9/2019) di Jakarta.

    Sebagaimana diketahui, Kementerian periode pertama Kabinet Kerja I banyak terjaring OTT KPK, seperti Kementerian PU, Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Kementerian Perhubungan dan lain sebagainya.

    "OTT KPK memang tidak bersentuhan langsung dengan seorang Menteri tetapi secara kelembagaan, Kementerian masih jauh dari harapan menjadi lembaga bersih," sambung Andy yang juga Praktisi Hukum ini.

    Oleh karenanya, Andy menilai Kementerian yang berurusan dengan hukum, harus dievaluasi untuk lanjut tidaknya pada periode berikutnya.

    "Jokowi harus berani mengevaluasi, jangan sampai jatuh dua kali pada lubang yang sama," lanjut Andy.

    Menurutnya, nama Jokowi dipertaruhkan dalam periode kedua nanti. Apakah akan semakin baik atau justru akan dinilai semakin memburuk.

    Publik berharap, lanjutnya, Jokowi meninggalkan nama baik setelah tidak bisa lagi mencalonkan diri kembali sebagai Presiden.

    "Harimau meninggalkan gading, manusia meninggalkan nama. Pak Jokowi harus menjadi tauladan, berahir dengan baik," pungkas Andy, Tokoh Kelahiran Bagan Siapi-api ini. (IMO)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Dewan Pengawas IMO: Periode Kedua Kabinet Jokowi Harus Bersih Dari Korupsi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    2 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    3 Tiang Baleho Miring Sangat Mengkhawatirkan Masyarakat
    4 Ahok Akhirnya "Mundur"
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    7 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Jangan Hanya Pencitraan, Jokowi Harus Tahu KLHK Telantarkan Usulan Masyarakat Penjaga Hutan di Siak
    10 Temuan BPK RI Sebesar Rp.42 Milyar di UIN Suska Riau, Dikonfirmasi Rektor UIN 'Bungkam'
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved