www.riaukontras.com
| Dumai Masyarakat dan Pemuda Tanjung Penyebal Besok Menolak Mobil PT Surya Dumai Ambil Air | | KNPI Protes PT Surya Dumai Ambil Air Dari Lingkungan Parit Masyarakat Penulis E,Marpaung, | | Apul Sihombing, SH, MH Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Calon Dari Partai PDIP | | Babinsa Pulau Burung Laksanakan Pendampingan KB-Kes di UPT Puskesmas Kecamatan Pulau Burung | | Kejuaraan Tinju Amatir Piala Pangdam IM CUP II Memasuki Session Kedua 13 Tim Bertanding | | Sertijab Pangdam XVII Cenderawasih, Dua Kodam di Papua Dipimpin Putra Daerah
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 19 09 2019
 
Dewan Pengawas IMO: Periode Kedua Kabinet Jokowi Harus Bersih Dari Korupsi
Editor: | Kamis, 05-09-2019 - 13:28:32 WIB

TERKAIT:
 
  • Dewan Pengawas IMO: Periode Kedua Kabinet Jokowi Harus Bersih Dari Korupsi
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Kabinet Kerja jilid II saat ini seakan menjadi makhluk berpredikat paling seksi di mata publik.

    Pasalnya, sejak Jokowi-Ma'ruf dinyatakan menang dalam pemilu 2019, langkah berikut adalah menyusun kabinet untuk menjadi pembantunya dalam lima tahun kedepan.

    Bagaimana menurut tokoh yang kini menjabat sebagai Dewan Pengawas Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Tjandra Setiadji atau yang akrab dipanggil Andy. Menurutnya, kabinet mendatang harus bersih dari praktek korupsi.

    Andy pun menilai pada periode sebelumnya masih banyak lembaga Kementerian yang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    "Kalau saya disuruh memberi nilai, Kabinet Kerja I dapat nilai 70, artinya tidak terlalu rendah tetapi tidak memuaskan," tegas Andy, kepada wartawan, Kamis (5/9/2019) di Jakarta.

    Sebagaimana diketahui, Kementerian periode pertama Kabinet Kerja I banyak terjaring OTT KPK, seperti Kementerian PU, Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Kementerian Perhubungan dan lain sebagainya.

    "OTT KPK memang tidak bersentuhan langsung dengan seorang Menteri tetapi secara kelembagaan, Kementerian masih jauh dari harapan menjadi lembaga bersih," sambung Andy yang juga Praktisi Hukum ini.

    Oleh karenanya, Andy menilai Kementerian yang berurusan dengan hukum, harus dievaluasi untuk lanjut tidaknya pada periode berikutnya.

    "Jokowi harus berani mengevaluasi, jangan sampai jatuh dua kali pada lubang yang sama," lanjut Andy.

    Menurutnya, nama Jokowi dipertaruhkan dalam periode kedua nanti. Apakah akan semakin baik atau justru akan dinilai semakin memburuk.

    Publik berharap, lanjutnya, Jokowi meninggalkan nama baik setelah tidak bisa lagi mencalonkan diri kembali sebagai Presiden.

    "Harimau meninggalkan gading, manusia meninggalkan nama. Pak Jokowi harus menjadi tauladan, berahir dengan baik," pungkas Andy, Tokoh Kelahiran Bagan Siapi-api ini. (IMO)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Dewan Pengawas IMO: Periode Kedua Kabinet Jokowi Harus Bersih Dari Korupsi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved