www.riaukontras.com
| Korem 012/TU Gelar Acara Tradisi Lepas Sambut | | Hut Ke-62, Kodam IM Adakan Lomba Golf Fun Game | | Mulai 2019, Pemko Banda Aceh Gelar Tausiah dan Zikir Gemilang di Setiap Kecamatan | | Buka SALEUM MAN Model, Aminullah: Perlu Ditiru oleh Sekolah Lain | | Babinsa Koramil Cilacap Temukan Sesosok Mayat di Kalidonan | | Inilah Peran Babinsa Koramil 05/Nusawungu Untuk Linmas Desa Karangtawang
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 20 Januari 2019
 
Jalan Rusak Menimbulkan Debu, DPP AMPHIBI Kritisi Pemkab Lampung Tengah
Editor: | Minggu, 05-08-2018 - 09:29:29 WIB

TERKAIT:
 
  • Jalan Rusak Menimbulkan Debu, DPP AMPHIBI Kritisi Pemkab Lampung Tengah
  •  

    LAPUNG TENGAH- Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI (Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia) saat berkunjung ke Kabupaten Lampung Tengah bersama DPP Awan Pers dan Ketua Umum Yasos BKS, hanya dapat menggelengkan kepala.

    Pasalnya, banyak Jalan Lintas Lampung Tengah mengalami kerusakan berlubang-lubang dan menimbulkan debu yang mengarah kerumah warga.

    Namun yang sangat mengejutkan lagi adalah, ketika Ketua Umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung,So,Si, bersama dengan Ketua Yasos BKS Nawa Kurniawan serta Ketua Umum Awan Pers Noven Saputera dan Sekjen Awan Pers Mhd.Budianto melintas menuju Desa Selusuban, terlihat kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Tepatnya Jalan Raya Dono Arum, Kelurahan Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah, pada Kamis (02/08/2018) lalu.

    Melihat kondisi jalan yang begitu parah serta menimbulkan debu yang hinggal di rumah-rumah warga, ke 4 petinggi ini mencoba mewancarai salah seorang warga sekitar. Warga tersebut mengatakan, bahwa warga merasa resah dengan kondisi jalan rusak tersebut.

    Ironisnya lagi adalah, saat musim kemarau tiba, dikarenakan jalan tersebut sudah banyak yang tak beraspal, maka jalan tersebut menimbulkan debu yang megarah kerumah warga di pinggir jalan.

    "Sudah hampir lima tahun kondisi rusaknya jalan ini, dan hingga kini belum ada perbaikan dari pemerintahan setempat untuk memperbaikinya. Padahal, keluhan sudah kami sampaikan kepada Pak Lurah, namun beliaupun menunggu jawaban dari Pemerintah kabupaten Lampung Tengah," ucap salah seorang warga yang namanya dipublikasikan.

    Dalam hal ini, Ketua Umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung,So,Si, angkat bicara, bahwa pemerintahan setempat diduga tutup mata, kenapa saya katakan seperti itu..?, karena sangat tampak sekali kondisi jalannya seperti ini, akan tetapi, hampir lima tahun belum ada perbaikan dan solusi yang diberikan yang sudah jelas berdampak buruk terhadap masyarakat sekitar," ungkap Agus Salim Tanjung,So,Si.

    "Ironisnya lagi adalah, jika jalan ini rusak lalu menimbulkan debu, maka masyarakat ajan terkena dampak kesehatan. Sebab debu-debu jalan ini mengarah kerumah-rumah warga, artinya masyarakatlah yang menanggung akibatnya," imbuh Ketua Umum DPP AMPHIBI.

    Lanjutnya,"Saya berharap pemerintah baik di kabupaten lampung tengah maupun provinsi Lampung, untuk segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut, kita Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI siap di ajak untuk memberikan solusi." tegas Agus Salim Tanjung,So,Si.




    Rilis: DPP AWAN PERS.

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Jalan Rusak Menimbulkan Debu, DPP AMPHIBI Kritisi Pemkab Lampung Tengah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved