www.riaukontras.com
| Penyidik Bareskrimsus Polda Riau Dicky: Yunannaris Kabit PUPR,PPTK dan Kontraktor Telah di Periksa | | Bupati Karimun Pimpin Apel 17 Perbulan Hari Pers Nasional 2019 | | TNI Bantu Cari Korban Hanyut di Calang | | Pangdam IM Resmi Tutup Pendidikan Pertama Bintara TNI AD Ta. 2018 | | Kodim 0116 Nagan Raya Gelar Pemeriksaan Kendaraan | | Masyarakat Kota Diminta Tingkatkan Partisipasi dalam Penegakan Syariat Islam
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 19 Februari 2019
 
Harap Kepri Bisa Impor Beras Sendiri
Nurdin : Impor Lewat Jawa Ongkosnya Mahal
Editor: Emos Gea | Jumat, 29-06-2018 - 23:18:28 WIB

TERKAIT:
 
  • Nurdin : Impor Lewat Jawa Ongkosnya Mahal
  •  

    KARIMUN, RIAUKontraS.com – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan dengan jalur masuknya beras impor yang terlebih dahulu melewati Pulau Jawa sebelum dikirim ke Provinsi Kepri dianggap kurang pas. Pasalnya memakan ongkos tinggi sehingga harga yang dijual ke masyarakat jadi mahal.

    “Seharusnya bisa langsung ke Kepri kenapa harus melewati Pulau Jawa. Kalau lewat jawa cost akan semakin tinggi, kasihan masyarakat,” kata Nurdin beberapa waktu lalu seprti yang dikutip dari Batamtoday.

    Orang nomor satu di Provinsi Kepri ini sudah pernah menyurati pemerintah pusat untuk membuat kebijakan khusus bagi Provinsi Kepri yang merupakan wilayah perbatasan negara dan bukan sebagai daerah penghasil beras.

    “Sudah pernah kita surati. Namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari Pemerintah Pusat,” katanya.

    Nurdin berharap pemerintah pusat dapat memberikan kuota impor beras untuk Kepri. Sebab mengenai jarak tempuh Kepri lebih dekat dengan negara Thailand dibanding Pulau Jawa dengan artian meringankan biaya pengangkutan.

    “Karena kita memiliki pelabuhan besar di Batam. Untuk itu dari Thailand bisa masuk ke Batam lalu dipecah ke kabupaten/kota lain. Dan otomatis biaya lebih murah dan kita juga sudah menghitung berapa kebutuhan beras kita,” kata Nurdin.

    Sementara itu, anggota DPR RI Kepri, Dwi Ria Latifa juga mengatakan hal yang sama. Dimana kebutuhan pokok khususnya beras untuk di Kepri lebih mudah diperoleh dari negara tetangga.

    “Di sini memang kebutuhan pokok lebih mudah didapat dari negara tetangga. Sebab jika menunggu dari Jawa, Medan dan Pekanbaru akan memakan waktu lama dan kebutuhan pokok jadi susah dan mahal. Dan ini menjadi dilema di daerah kita. Pasalnya daerah kita ini bukan daerah penghasil,” katanya.

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Nurdin : Impor Lewat Jawa Ongkosnya Mahal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    7 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved