www.riaukontras.com
| Bupati Ancam Coret RKA Dinas | | Wabub dan Kapolres Inhil Resmikan Kantor Polsek Batang Tuaka | | Bupati Inhil Pimpin Delegasi Lobi Pusat Dalam Upaya Penyelamatan Perkebunan Kelapa | | Pencemaran Nama Baik, Bupati Wardan Minta Penegak Hukum Usut Tuntas | | Bupati Inhil Lakukan Koordinasi Rencana Pembangunan Gedung Pos SAR Tembilahan | | Bupati Inhil Ungkap, Peluncuran Program DMIJ Plus Terintegrasi Telah Mempersiapkan Terobosan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 16 Februari 2019
 
Pramuka SMK Yos Sudarso Belajar Empat Pilar Kebangsaan
Editor: Muhammad Abubakar | Jumat, 05-01-2018 - 19:33:38 WIB

TERKAIT:
 
  • Pramuka SMK Yos Sudarso Belajar Empat Pilar Kebangsaan
  •  

    CILACAP, RIAUKontraS.com - Empat pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika merupakan harga mati bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Meskipun keempat pilar kebangsaan itu sudah banyak diketahui, namun masyarakat belum banyak yang mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari hari.

    Kepedulian tersebut dilakukan oleh anggota Babinsa Koramil 09/Kawunganten Serma Mustadi untuk memberikan materi empat pilar kebangsaan kepada 25 orang Dewan Ambalat SMK Yos Sudarso Kawunganten di Aula SMK Yos Sudarso Kawunganten, Desa Kawunganten, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap.

    Dikatakan oleh Serma Mustadi, sebagai aparat Kewilayahan Koramil 09/Kawunganten, kita berupaya untuk terus menyosialisasikan empat pilar kebangsaan agar masyarakat, pemuda  menyadari dan mempraktekannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    "Pokoknya, kalau dulu ada P4 sekarang ada Empat Pilar Kebangsaan. Dalam arti kognitif sebenarnya semua sudah mengetahuinya. Sekarang kami gencar mengingatkan kembali supaya masyarakat para pemuda sadar. Namun begitu, bukan berarti mereka telah kehilangan. Upaya kita sekarang ini mencoba menyosilisasikan kembali kepada beberapa lapisan masyarakat, terutama para pemuda generasi penerus,” katanya, di Aula SMK Yos Sudarso Kawunganten, Jumat (05/01).

    Menurut Serma Mustadi, Pramuka merupakan contoh figur keteladanan hidup sehari-hari dalam memandang empat pilar kebangsaan. Pramuka, katanya, merupakan figur yang strategis karena pribadi dan organisasinya. Sebagai garda terdepan untuk membangun empat pilar kebangsaan, kegiatan-kegiatan yang dilakukan Pramuka banyak mencerminkan karakter soladiritas.

    "Dalam Pancasila misalnya, mengenai ketaatan beragamanya, kehidpan berdemokrasi bukan berbentuk hafalan melainkan praktiknya dalam perilaku sehari-hari. Melalui pendidikan mental dan pemahaman anak bangsa, keempat pilar tersebut akan lebih baik dan kuat. Ingat, empat pilar kebangsaan merupakan harga mati. Sekarang kadang-kadang orang melupakan Pancasila. Ketika ditanya, mereka seperti malu mengucapkan Pancasila,

    Adapun NKRI yang cukup terkenal dengan semboyan " NKRI Harga Mati" merupakan kesepakatan bulat kita semua, yang utuh dan tidak akan bisa di pisah-pisahkan ataupun berkurang meskipun sejengkal, dari Sabang sampai Merauke.

    Oleh karena itu, mari adik-adik dari Dewan Ambalat taat akan peraturam, baik peraturan keluarga maupun peraturan Pemerintah yang diatur dalam UUD 45," tandas Serma Mustadi. (Pendim.S/Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Pramuka SMK Yos Sudarso Belajar Empat Pilar Kebangsaan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    7 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved