www.riaukontras.com
| Wali Kota Luncurkan Lagu Kota Gemilang Karya Yusis | | Wali Kota Minta Warga Rusunawa Terus Bangun Kerukunan | | Uji Coba Panen Jagung Perdana Disaksikan Kepala Dinas TPHP Riau Ir A Ferry HC Erna Putra MSi | | Menangkal Berita Hoax, Polres Karimun Gelar Coffee Morning dengan Pembina Netizen dan Blogger | | Bupati Ancam Coret RKA Dinas | | Wabub dan Kapolres Inhil Resmikan Kantor Polsek Batang Tuaka
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 17 Februari 2019
 
Gelar Kesultanan Sintang Merupakan Amanah
Editor: Muhammad Abubakar | Kamis, 21-09-2017 - 12:30:12 WIB

TERKAIT:
 
  • Gelar Kesultanan Sintang Merupakan Amanah
  •  

    SINTANG, RIAUKontraS.com - Mendapat gelar dari Kesultanan Sintang di Kalimantan Barat merupakan kehormatan tersendiri bagi Haris, Supervisor Humas dan Protokol PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY.

    Pria kelahiran Pontianak, 51 tahun silam yang telah menetap di Kota Semarang, Jawa Tengah sejak tahun 2006 ini merupakan amanah sebagai keturunan dari Raden Abdul Bachri Danoe Perdana, Raja ke-27 Kesultanan Sintang.

    "Sebagain keluarga besar Danoe, saya punya tanggung jawab moral untuk melestarikan Peradaban/tradisi Budaya Kesultanan Sintang," kata Haris, yang mendapat gelar Pangeran Muda Surya Kusuma Negara belum lama ini.

    Gelar dari Kesultanan Al-Muqarramah Sintang ini diberikan langsung oleh Pangeran Ratu Sri Kusuma Negara V, sebagai Raja Sintang ke-30, H.R.M. Ikhsan Perdana Ismail Tsafioeddin, yang tak lain adalah pamannya.

    Pemberian gelar bersamaan dengan Haul ke-75 Raja Sintang saat ini, yang jatuh pada 14 September 2017. 

    "Ada beban untuk mengemban tanggung jawab dan amanah dari gelar ini," terang anak pasangan dari Raden Sauma Amalia dan Satukit.

    Haris mengaku, gelar adat ini pun menjadi pengingat agar kita tidak lupa akan sejarah dan silsilah yang diturunkan oleh para moyang kita.

    Dengan begitu, saya pun dituntut untuk terus melestarikan budaya adat ini agar tidak tergerus oleh proses modernisasi ekonomi dan perubahan sosial yang dapat membuat masyarakat Sintang tercabut dari identitas peradaban budayanya.

    "Walaupun saya masih berada di Semarang, saya tetap harus memperhatikan budaya Sintang dengan cara memberikan saran dan masukan melalui forum adat maupun yayasan Danoe Perdana, melalui kemajuan teknologi yang ada, Dan aktif berkomunikasi dengan seluruh kerabat di Sintang," ungkap Haris, suami Kompol Yustiati, perwira bidang keuangan Polda Jateng.

    Ayah tiga putra dari Veti Aristi Amalia, Sauma Aristi Pramudia, dan Yuris Wira Pradana ini menjelaskan, Sintang merupakan kabupaten yang berjarak 400 kilometer sebelah timur dari Kota Pontianak.

    Melalui penyematan gelar ini sekaligus ingin memperkenalkan kepada masyarakat luas jika Sintang yang berada di pedalaman Kalimantan Barat memiliki satu kerajaan yang masih eksis.(Muhammad Abu bakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Gelar Kesultanan Sintang Merupakan Amanah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    7 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved