www.riaukontras.com
| Korem 011 Peringati HPSN 2019 | | Rusuh Pengurusan KTP-el di Disdukcapil Pelalawan, Dua Orang Diamankan Satpol PP | | Babinsa Kodim 0101 BS Terima Penghargaan | | PPRG Diharapkan Dapat Menghasilkan Pembangunan Merata Bagi Perempuan | | Resmikan Bank Sinarmas, Aminullah Ajak Perbankan Genjot Sektor Wisata | | Sidak Ombudsman di Bireuen Temukan Pos Damkar Dijadikan Bengkel
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 22 Februari 2019
 
BPKP Diduga Tutupi Hasil Audit GMT
Editor: | Rabu, 05-07-2017 - 23:24:15 WIB
Ket Photo: Kasi Penkum Kejati Malut, Apris R. Ligua,.jpg
TERKAIT:
 
  • BPKP Diduga Tutupi Hasil Audit GMT
  •  

    TERNATE RIAUKontraS.com- Kasus dugaan korupsi anggaran Gerhana Matahari Total (GMT) tahun 2016 senilai Rp 1,7 miliar yang ditangani Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Malut) hingga saat in belum ada titik terang, sebab dokumen audit dari Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) belum juga diserahkan ke Kejati

    Sebelumnya (Kejati) sudah melayangkan  surat permintaan audit kerugian negara dugaan korupsi GMT Tahun 2016, ke BPK akan tetapi belum ada respon balik, padahal kasus tersebut sudah ada  unsur kerugian daerah dan itu perbuatan melawan hukum, akibatnya hingga detik ini Kejaksaan Tinggi  belum bisa melakukan gelar perkara penetapan tersangka

    Kasi Penkum Kejati Malut, Apris R. Ligua, kepada RIAUKontras.com diruang kerjanya Rabu (5/7) mengatakan, sejauh ini penyidik belum menerima hasil audit kerugian negara dari BPKP,  akibatnya rencana ekspos kerugian negara tertunda" Kalau auditnya sudah ada pasti penyidik melakukan gelar ekspos kerugiannya. Jadi penyidik masih kendala dengan audit dari BPKP"terang Apris.

    Lanjut Apris, jika dari hasil audit itu mengarah pada kerugian negara kasus tersebut akan dilanjutkan dengan penetapan tersangka. Sejak gelar ekspos bersama dengan BPKP pada Maret lalu hingga sampai saat ini belum ada hal-hal yang dikonfirmasikan ke Kejati."jika dalam audit ada data yang kurang, BPKP dapat mengkonfirmasi ke kami, tapi sejauh ini belum ada,"ungkapnya.

    Apris berharap hasil audit BPKP dapat keluar sehingga, kasus tersebut segera ditindak lanjuti Kejati. "Kalau hasil audit kerugian negara sudah ada, Kejati langsung melakukan gelar ekspos,"tegasnya. (sdn)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • BPKP Diduga Tutupi Hasil Audit GMT
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    7 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved