www.riaukontras.com
| Ada Apa..? Hasil Rekapitulasi C1 Mekar Jaya Tidak Sama Dengan Pleno | | Siswa SMAN 1 Bernas Bersama SMKN 1 Pangkalan Kuras, Lakukan Penggalangan Dana Untuk Nika Efarina | | Bupati Inhil: RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan | | Bupati Inhil: Revolusi Mental Perlu Dikuti Seluruh Pihak | | Satu Unit Rumah Hangus Dilalap Sijago Merah di Kec. Pangkalan Kuras | | Yuliasa Gulo SH Minta PPK Pangkalan Lesung Transparan, Jujur dan Adil dalam Perhitungan Suara
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 22 April 2019
 
BPKP Diduga Tutupi Hasil Audit GMT
Editor: | Rabu, 05-07-2017 - 23:24:15 WIB
Ket Photo: Kasi Penkum Kejati Malut, Apris R. Ligua,.jpg
TERKAIT:
 
  • BPKP Diduga Tutupi Hasil Audit GMT
  •  

    TERNATE RIAUKontraS.com- Kasus dugaan korupsi anggaran Gerhana Matahari Total (GMT) tahun 2016 senilai Rp 1,7 miliar yang ditangani Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Malut) hingga saat in belum ada titik terang, sebab dokumen audit dari Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) belum juga diserahkan ke Kejati

    Sebelumnya (Kejati) sudah melayangkan  surat permintaan audit kerugian negara dugaan korupsi GMT Tahun 2016, ke BPK akan tetapi belum ada respon balik, padahal kasus tersebut sudah ada  unsur kerugian daerah dan itu perbuatan melawan hukum, akibatnya hingga detik ini Kejaksaan Tinggi  belum bisa melakukan gelar perkara penetapan tersangka

    Kasi Penkum Kejati Malut, Apris R. Ligua, kepada RIAUKontras.com diruang kerjanya Rabu (5/7) mengatakan, sejauh ini penyidik belum menerima hasil audit kerugian negara dari BPKP,  akibatnya rencana ekspos kerugian negara tertunda" Kalau auditnya sudah ada pasti penyidik melakukan gelar ekspos kerugiannya. Jadi penyidik masih kendala dengan audit dari BPKP"terang Apris.

    Lanjut Apris, jika dari hasil audit itu mengarah pada kerugian negara kasus tersebut akan dilanjutkan dengan penetapan tersangka. Sejak gelar ekspos bersama dengan BPKP pada Maret lalu hingga sampai saat ini belum ada hal-hal yang dikonfirmasikan ke Kejati."jika dalam audit ada data yang kurang, BPKP dapat mengkonfirmasi ke kami, tapi sejauh ini belum ada,"ungkapnya.

    Apris berharap hasil audit BPKP dapat keluar sehingga, kasus tersebut segera ditindak lanjuti Kejati. "Kalau hasil audit kerugian negara sudah ada, Kejati langsung melakukan gelar ekspos,"tegasnya. (sdn)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • BPKP Diduga Tutupi Hasil Audit GMT
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    4 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved