www.riaukontras.com
| Korem 011 Peringati HPSN 2019 | | Rusuh Pengurusan KTP-el di Disdukcapil Pelalawan, Dua Orang Diamankan Satpol PP | | Babinsa Kodim 0101 BS Terima Penghargaan | | PPRG Diharapkan Dapat Menghasilkan Pembangunan Merata Bagi Perempuan | | Resmikan Bank Sinarmas, Aminullah Ajak Perbankan Genjot Sektor Wisata | | Sidak Ombudsman di Bireuen Temukan Pos Damkar Dijadikan Bengkel
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 22 Februari 2019
 
Tekan Radikalisme Pelindo I Bantu Ponpes Pembina Anak Napiter
Editor: M. Abubakar | Selasa, 06-06-2017 - 12:29:15 WIB

TERKAIT:
 
  • Tekan Radikalisme Pelindo I Bantu Ponpes Pembina Anak Napiter
  •  

    SUMUT, RIAUKontraS.Com - Berkembangnya aksi teror dan radikalisme di Indonesia turut menjadi perhatian BUMN di Sumut. Hal tersebut tercermin dari program PT. Pelindo I yang melakukan pembinaan terhadap Ponpes Al Hidayah pimpinan Khairul Ghazali.

    Ponpes Al H0l0idayah yang menjadi pusat rehabilitasi dan deradikalisasi tersebut membina anak anak pelaku teror dan mantan narapidana kasus terorisme (Napiter) di Sumut.

    Melalui program ‘BUMN Hadir Untuk Negeri, "Direktur PT Pelindo I, Bambang Eka memberikan bantuan langsung sebesar Rp100.000.000,- kepada pimpinan Ponpes Al Hidayah, Khairul Ghazali pada Senin, (5/6/2017), bertempat di Hotel JW Marriot Kota Medan.

    Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri jajaran direksi PT. Pelindo I diantaranya Direktur Bisnis Syahputra Sembiring, Direktur Keuangan Farid Lutfi, Senior Manajer Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Syaiful Anwar dan beberapa personil PT. Pelindo I.

    "Atas nama Ponpes Al Hidayah, mengucapkan terima kasih atas bantuan Pelindo I.

    Kami berharap BUMN hadir secara langsung membantu negara dalam penanganan terorisme dan radikalisme" ucap Khairul Ghazali.

    Lebih lanjut pria yang pernah divonis 6 tahun penjara pada tahun 2010 atas kasus perampokan CIMB dan penyerangan Polsek Hamparan Perak di Sumut ini menjelaskan, saat ini Ponpes Al Hidayah membina sekitar 20 orang anak mantan Napiter, namun masih terdapat sekitar 50 orang anak Napiter yang belum dibina di Ponpes.

    Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai teror yang berkembang.

    Ghazali menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan digunakan untuk mengembangkan beberapa program deradikalisasi di Ponpes.

    Bantuan juga diarahkan untuk pengembangan ternak.

    "Di samping untuk melengkapi beberapa fasilitas belajar mengajar yang masih minim, Ponpes akan membangun ternak, budidaya perikanan, dan pertanian. Hal tersebut untuk melatih santri agar memiliki ketrampilan ketika terjun langsung ke masyarakat, "ujar Ghazali.

    Direktur PT. Pelindo I, Bambang Eka pada saat menyerahkan bantuan, memberikan harapan besar kepada Ponpes Al Hidayah agar mampu membina anak anak mantan Napiter menjadi generasi penerus yang membanggakan bagi Bangsa dan Negara Indonesia.

    "Saya sudah laporkan program bantuan ini kepada Menteri BUMN dan mendapat apresiasi.

    Diharapkan upaya Pelindo I yang berperan menekan perkembangan radikalisme di Sumut diikuti oleh BUMN lainnya di Indonesia.

    Sektor keamanan sangat penting untuk menjamin adanya percepatan pembangunan, "ujar Bambang Eka dengan optimis.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Tekan Radikalisme Pelindo I Bantu Ponpes Pembina Anak Napiter
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    6 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    7 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved