www.riaukontras.com
| Disdukcapil Pelalawan Buat Terobosan Baru dalam Melayani Masyarakat, Urus Dokumen, Satu Hari Jadi | | Bupati Bengkalis Terima Penghargaan dari Kemenkumham Sebagai Kabupaten Cukup Peduli HAM | | Burhan Resmi Dilantik Sebagai Keuchik Gampong Pineung | | Gerakan Indonesia Bicara Baik, Ajakan Untuk Hijrah | | Cek Urine Personel Denkesyah IM 04.02 dan Rumkit Tk IV IM 07.02 Meulaboh | | Kodim 0116 Nara Terima Tim Penilai Lomba Binter
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 12 Desember 2018
 
Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
Editor: | Senin, 13-02-2017 - 16:49:45 WIB
Ket- Photo: Ketua YARA Safaruddin SH
TERKAIT:
 
  • Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
  •  

    BENER MERIAH ACEH, RIAUKontraS.com - Drs. Juanda Senin (13/2) mengajukan praperadilan melalui kuasa hukumnya, Safaruddin dan Sulaiman dari Yayaysan Advokasi Rakyat Aceh terhadap Polres Bener Meriah,  praperadilan ini diajukan terhadap keabsahan penetapan Drs.Juanda sebagai Tersangka dalam perkara dugaan korupsi pekejaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Swakelola Otsus) senilai Rp. 1.920.000.000,- (satu Milyar Sembilan Ratus Dua Puluh Juta Rupiah).

    Dalam praperadilan ini kami menilai banyak kejanggalan dari penyidik Polres Bener Meriah, banyak keterangan yang di berikan oleh Drs. Juanda tidak dikembangkan oleh penyidik,  bahkan hak nya untuk mengajukan saksi yang meringakan tidak diberikab oleh Polres BM.

    Menurut Safaruddin SH, pada media ini menyebutkan, secara resmi kami juga pernah ajukan melalui surat pada tanggal 6 Februari 2016 kepada Polres dan Kajari BM agar diberikan hak untuk pemeriksaan saksi yang meringankan,  tetapi tidak pernah diberikan sampai sekarang.

    Kemudian,  aliran dana sejumlah dana yang diberikan kepada Plt Bupati Meriah Rusli M. Saleh senilai Rp. 41.000.000,- (empat puluh satu juta Rupiah) yang kemudian di bagikan kepada Kasat Reskrim Polres Bener Meriah 15.000.000,- (Lima belas Juta) untuk, Kasat Intel Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah), Rp. 1.000.000,- (satu Juta) untuk Polsek Bukit, sisa dari sana tersebut di ambil oleh Plt Bupati Bener Meriah, Drs. Rusli M Saleh, sisa dari dana tersebut tinggal Rp 3.000.000 yang kemudian digunakan untuk memperbaik mobil Rescue Dinsos ini tidak dikembangkan, itu tersebut dalam BAP tetapi tidak diddikembangkan  oleh polisi.
     
    Dalam Kasus Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni yang di jadikan Drs. Juanda sebagai tersangka, dana tersebut bersumber dari Otsus Aceh tahun 2013 yang di kelola oleh Dinas Sosial Provinsi Aceh yang seluruh pelaksanaannya di berikan kepada Komite Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, yang dalam Surat Perjanjian Pemberian Bantuan No 460/II/SPPB/OTSUS/IX/2013 tanggal 10 September 2013  antara Dinas Sosial Bener Meriah dengan Komite Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni dalam pasal 2 huruf c.

    "Disebutkan Pihak Kedua (Komite Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni) melaksanakan dan mempertanggung jawabkan seluruh pekerjaan baik fisik maupun keuangan sesuai ketentuan yang berlaku, dan pasal 7  juga menyebutkan, Dana Kegiatan Swakelola Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Kabupaten Bener Meriah Dana OTSUS tahun 2013 sebesar Rp. 1.920.000.000,- (satu Milyar Sembilan Ratus Dua Puluh Juta Rupiah), yang dibebankan pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (DPA - SKPA) Dinas Sosial Aceh melalui Pelaksanaan Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Dana OTSUS tahun anggaran 2013 Nomor: 1.13.1.13.01.16.07.5.2, tanggal 05 Maret 2013, jelas Safaruddin.

    Seluruh pencairan dana tersebut dilakukan melalui PT Bank Aceh Capem Bener Meriah pada Rekening 053.01.02.610025-9 atas nama KOMITE BENER MAJU REDELONG KECAMATAN BUKIT Kabupaten Bener Meriah. Selain meminta Pengadilan membatalkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sprin.Sidik/25.a/IV/2016, Reskrim, tanggal 10 Juni 2016, dan Juanda juga minta agar Surat Penahanan Nomor: Sp.Han/39/IX/2016/Reskrim, tanggal 23 September 2016 dibatalkan.

    "Juanda" juga meminta Polres Bener Meriah menganti kerugian Materil Pemohon sejumlah Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah) dan kerugian inmateril yang jika dikalkulasikan dengan rupiah senilai Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah).

    Gugatan Praperadilan di daftarkan oleh Suliaman, SH di dampingi oleh Hamdani (Kepala Perwakilan YARA Aceh Barat dan Aceh Jaya) pada pukul 14.30, dan diregistrasi dengan Nomor 01/Pid.Pra.2017/PN-Str, oleh Samsuar, SH.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    5 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    8 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    9 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
    10 Wakil Bupati Minta Bupati Nias Barat Copot Kadis BPKPAD dan Kuasa BUD
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved