www.riaukontras.com
| Disidang Tipikor Amril, Kesaksian Azrul Dibantah Jaksa KPK | | Walikota P. Sidimpuan Kembali Lantik Pejabat Dilingkungan Disdukcapil dan Kasek SDN | | Walikota P. Sidimpuan Lantik Pejabat Eselon Termasuk Adik Wawako Sebagai Kalaks BPBD | | Protokol Kesehatan Diperketat, Sanksi Bagi Pelanggar Menanti | | SPDP Kasus 2 Merupakan Warga Bengkalis Diduga Miliki Sabu Belum Diterima Kejari | | Hari Ini Empat Pasien Covid-19 di Siak, Sembuh
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 14 08 2020
 
Penambang Pasir Diduga Ilegal Tidak Tersentuh Hukum
Editor: | Sabtu, 11-01-2020 - 13:20:16 WIB

TERKAIT:
 
  • Penambang Pasir Diduga Ilegal Tidak Tersentuh Hukum
  •  

    TANJUNG PINANG, RIAUKontraS.Com - Berbagai macam tudingan serta laporan dari LSM (lembaga swadaya masyarkat)dan awak media,tentang maraknya penambangan pasir Darat yang diduga tidak mengantongi izin alias ilegal. Leluasanya para penambang mengeruk hasil bumi Bintan,tanpa mengantongi izin dari institusi terkait.

    Berdasarkan investigasi di lapangan,Jumat 9/1/20." awak media Riaukontras.Com, menemui  beberapa titik lokasi penambangan pasir yang diduga ilegal dilokasi jalan galan batang,kecamatan gunung kijang menuju desa kawal ,tepatnya depan hotel anoy. Yang mana aktifitas penambangan pasir darat  di titik lokasi ini, kerusakan alam serta ekosistem darat udah cukup parah jalan untuk menempuh ke titik lokasi penuh kubangan lumpur, sementara areal pemukiman masyarakat disana penuh dengan kubangan besar bekas aktifitas tambang pasir.

    Tampak juga disana banyak kenderaan lori, hilir mudik keluar masuk untuk mengisi muatan pasir darat dan juga para penambang sedang melakukan penyedotan pasir dengan menggunakan alat pompa hisap, pasir yang ada didasar kubangan air ,disedot,,lalu beberapa cerobong/pipa masuk ke Bak lori yang sedang mengantri mengisi muatan .

    Lain halnya penambangan pasir yang ada di lokasi jalan lintas barat, tepatnya desa Sri Kuala Lobam aktifitas penambangan dan alam udah hampir rusak parah.

    Sementara penambangan pasir darat juga ditemui didaerah kampung Bugis, keluruhan Tanjung Uban,kecamatan Bintan Utara kabupaten Bintan. Tampak antrian lori yang sedang menunggu antrian muatan pasir.

    Ketika wartawan ditemui salah seorang Sopir lori dia mengatakan, dianya membeli pasir dengan Harga Rp 350 Ribu(tiga ratus lima puluh ribu rupiah) per tiga setengah kubik,lalu di jual ke pemesan seharga Rp450 ribu(empat Ratus lima puluh ribu rupiah).

    Begitu juga Ceker yang bekerja di lokasi mengatakan,pemilik tambang pasir ini adalah pak Rianto,ditanyai siapa pak Rianto, dianya" Bungkam.

    Para pelaku-pelaku tambang pasir tersebut dengan buas dan membabi buta , dengan mengeruk hasil bumi tanpa memikirkan generasi akan datang, hanya demi meraup keuntungan peribadi,tanpa mengindahkan dampak yang akan ditimbulkan kelak nanti,

    Akibat tambang pasir Darat tersebut, ekosistem darat dan lingkungan sekitar udah mengkuatirkan, leluasanya aktifitas Tambang pasir tidak terlepas dari perhatian publik baik dari pemerintah daerah serta aparat hukum.

    Pertambangan pasir Darat yang jelas udah merusak ekosistem darat,dan Biota lingkungan sekitar.seperti, erosi yang akan ditimbulkan,dan secara ekonomis negara turut dirugikan dengan hilangnya pajak dari hasil pendapatan pasir darat tersebut. Juga berdampak pada timbulnya kubangan  air,dan akan menimbulkan wabah nyamuk .

    Sampai berita ini di muat, belum satupun institusi terkait seperti kepala desa,kelurahan, serta aparat hukum, belum berhasil ditemui terkait penambangan pasir yang diduga ilegal .(Tim)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Penambang Pasir Diduga Ilegal Tidak Tersentuh Hukum
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved