www.riaukontras.com
| Ketua MUI Riau :Terima Kasih TNI Dan POLRI yang sudah Memberikan Rasa Aman Kepada Masyarakat | | PPP Siak Buka Pendaftaran Bacalon Bupati Siak, Mulai 18/10 s/d 14/11/2019 | | Pimpinan Instansi Banda Aceh MoU Mal Pelayanan Publik Dengan Wali Kota | | Donny Erwin Jabat Keuchik Deah Glumpang | | Ketua MUI Riau: Terimakasih TNI-Polri Rasa Aman | | Polda Riau inisiasi Koordinasi "Criminal Justice System" Kasus Karhutla
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 22 Oktober 2019
 
Tanah Miliknya di Serobot, Direktur Eksekutif GACD Surati Gubernur DKI
Editor: Muhammad Abubakar | Jumat, 23-02-2018 - 11:33:22 WIB

TERKAIT:
 
  • Tanah Miliknya di Serobot, Direktur Eksekutif GACD Surati Gubernur DKI
  •  

    JAKARTA, RiaukontraS.com - Direktur Eksekutif Goverment Against Corruption & Discrimination (GACD) Andar Situmorang, SH mengaku menjadi korban mafia tanah yang bergetayangan di wilayah Jakarta Timur.

    Bagaimana tidak, tanah Andar seluas 5.260 meter persegi, atas wajib pajak nomor C.155 milik Andar M Situmorang bakal dibangun rumah DP 0 persen di Pondok Kelapa Jakarta Timur yang menjadi jargon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berkampanye. 

    Tidak terima dengan hal itu, Andar pun mengirimkan surat bernomor 22/AMS/II/2018 tertanggal 22 Februari 2018, kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

    "Hal ini pernah saya laporkan kepada Pemerintahan sebelumnya (Pimpinan Ahok-Djarot), namun tidak mendapatkan jawaban juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya," kata Andar kepada wartawan Jumat (23/2/2018).

    Menurut dia, kasus penyerobotan tanah ini juga pernah dilaporkannya ke Polda Metro Jaya dengan bukti laporan nomor LP/4361/IX/2016/Ditreskrimum tanggal 08 September 2016.

    Sambil menunjukkan suratnya bernomor 22/AMS/II/2018 tertanggal 22 Februari 2018, Perihal ‘Mohon Bantuan Hukum dan Perlindungan Hukum’ ini, Andar mengaku keberatan dengan pembangunan rumah DP 0 0 persen di Pondok Kelapa lantara lahan itu masih dalam sengketa.

    "Bukti petunjuk surat dokumen, PD Sarana Jaya tidak pernah memiliki hak tanah di Pondok Kelapa, dimana akan dibangun Rumah Susun (Rusun) dengan DP 0 persen oleh Pemerintah DKI Jakarta," ujarnya.

    Direktur Utama (Dirut) PT Golden Twins Sotarduga ini menambahkan, sesuai akta jual beli dan pelepasan hak tanah serta surat kuasa tanggal 23 Maret 2008 dari H Abdul Hamid bin Djaiman kepada Andar M Situmorang.

    Sesuai surat kuasa pernyataan hukum yang diberikan kepada Andar M Situmorang, bahwa H Abdul Hamid bin Djaiman telah menjual berikut beban permasalahan kepada pembeli hak atas bidang tanah di pojok Pondok Kopi tanah girik seluas 5260 M2, atas wajib pajak nomor C.155 kepada Andar M Situmorang.

    "Dirut PD Saranan Jaya diduga dengan sengaja mengelabui rakyat dan sengaja berencana mendiskreditkan nama baik jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta," jelasnya.

    Sebelum dirinya mengirimkan surat ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kemarin, Andar sudah pernah melaporkan hal ini ke Gubernur DKI Jakarta sebelumnya. Namun, kata dia, tidak ada tanggapan dari Pemda DKI.

    "Demi bukti penyelenggara negara PNS DKI Jakarta bebas dari KKN, maka kami masyarakat Jakarta melaporkan kembali memohon bantuan dan perlindungan hukum,"  demokian Andar Situmorang menjelaskan.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Tanah Miliknya di Serobot, Direktur Eksekutif GACD Surati Gubernur DKI
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved