www.riaukontras.com
| Dua Unit Rumah Ludes Dilalap Sijago Merah Akibatkan Satu Orang Korban Luka Bakar | | Kuansing Terima 11.933 Bansos Dalam Minggu Ini | | Abdul razak: Cetak Adminduk Tidak Perlu Antri Lagi, Bisa Dari Rumah | | Dishub dan Diskes Kabupaten Siak serta TNI Polri, Siaga Covid-19 di Perbatasan Wilayah Siak | | Terdampak Covid-19, Warga Terima BST Tahap III | | Kodim 0103 Aceh Utara Gelar Pelatihan Binsiap Apwil dan Puanter
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 14 Juli 2020
 
Presiden Tinjau Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Tasikmalaya
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 16-01-2018 - 16:11:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Presiden Tinjau Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Tasikmalaya
  •  

    TASIKMALAYA, RiaukontraS.com - Presiden Joko Widodo mengapresiasi implementasi program Padat Karya Tunai yang telah menunjukkan perkembangan yang begitu cepat. Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Negara usai meninjau pembangunan saluran irigasi tersier di Desa Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 16 Januari 2018.

    "Ini seminggu saja belum tapi progresnya cepat sekali," ungkap Presiden kepada para jurnalis usai peninjauan.

    Pembangunan saluran irigasi tersier tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan program Padat Karya Tunai yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta melibatkan masyarakat setempat.

    "Ini ada 190 orang tapi dibayarnya beda, setiap seminggu sekali" kata Presiden.

    Lebih lanjut, Presiden menyatakan bahwa program Padat Karya Tunai ini akan menambah lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Hal tersebut juga diakui langsung oleh salah seorang pekerja yang bernama Ade Syarif.

    "Sebelumnya tani aja gitu. Makanya ini ada kegiatan seperti ini merasa bahagia gitu. Alhamdulillah. Di samping kegunaannya untuk kita, kita juga kerja dapat upah gitu," ujar pria berusia 45 tahun tersebut.

    Ade menambahkan bahwa ia dan para pekerja lainnya memulai pembangunan saluran irigasi tersier tersebut sejak Sabtu (13/1) lalu dengan upah berkisar Rp60 ribu hingga Rp90 ribu perhari.

    "Proyeknya kalau diperkirakan dua bulan lah insyallah ini rampung," ucap Ade.

    Turut hadir mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut adalah Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, (Gumilar/Muhammad Abubakar).

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Presiden Tinjau Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Tasikmalaya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved