www.riaukontras.com
| Tingkatkan Silaturahmi, PB Pelangi adakan turnamen badminton | | Keluarga Besar IWO Berduka, Jodhi Yudono : Selamat Jalan Pak August Parengkuan | | Pemerkosa Pendeta Melinda Zidemi Dituntut Hukuman Mati | | LAM Riau Kab. Bengkalis Dukung Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2019-2024 | | Tim BNPT dan Ditjen Pas Rehabilitasi Napi Terorisme Lapas Kelas II B Pariaman | | Bangun Lapangan Volly, Masyarakat Plu Pakam Apresiasi Satgas TMMD
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 18 Oktober 2019
 
Presiden Tinjau Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Tasikmalaya
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 16-01-2018 - 16:11:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Presiden Tinjau Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Tasikmalaya
  •  

    TASIKMALAYA, RiaukontraS.com - Presiden Joko Widodo mengapresiasi implementasi program Padat Karya Tunai yang telah menunjukkan perkembangan yang begitu cepat. Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Negara usai meninjau pembangunan saluran irigasi tersier di Desa Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 16 Januari 2018.

    "Ini seminggu saja belum tapi progresnya cepat sekali," ungkap Presiden kepada para jurnalis usai peninjauan.

    Pembangunan saluran irigasi tersier tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan program Padat Karya Tunai yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta melibatkan masyarakat setempat.

    "Ini ada 190 orang tapi dibayarnya beda, setiap seminggu sekali" kata Presiden.

    Lebih lanjut, Presiden menyatakan bahwa program Padat Karya Tunai ini akan menambah lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Hal tersebut juga diakui langsung oleh salah seorang pekerja yang bernama Ade Syarif.

    "Sebelumnya tani aja gitu. Makanya ini ada kegiatan seperti ini merasa bahagia gitu. Alhamdulillah. Di samping kegunaannya untuk kita, kita juga kerja dapat upah gitu," ujar pria berusia 45 tahun tersebut.

    Ade menambahkan bahwa ia dan para pekerja lainnya memulai pembangunan saluran irigasi tersier tersebut sejak Sabtu (13/1) lalu dengan upah berkisar Rp60 ribu hingga Rp90 ribu perhari.

    "Proyeknya kalau diperkirakan dua bulan lah insyallah ini rampung," ucap Ade.

    Turut hadir mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut adalah Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, (Gumilar/Muhammad Abubakar).

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Presiden Tinjau Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Tasikmalaya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved