www.riaukontras.com
| Ada Apa..? Hasil Rekapitulasi C1 Mekar Jaya Tidak Sama Dengan Pleno | | Siswa SMAN 1 Bernas Bersama SMKN 1 Pangkalan Kuras, Lakukan Penggalangan Dana Untuk Nika Efarina | | Bupati Inhil: RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan | | Bupati Inhil: Revolusi Mental Perlu Dikuti Seluruh Pihak | | Satu Unit Rumah Hangus Dilalap Sijago Merah di Kec. Pangkalan Kuras | | Yuliasa Gulo SH Minta PPK Pangkalan Lesung Transparan, Jujur dan Adil dalam Perhitungan Suara
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 22 April 2019
 
"Iskandar" Camat Kampar Utara Akhirnya Jadi Tersangka
Editor: | Rabu, 10-08-2016 - 23:04:02 WIB

TERKAIT:
 
  • "Iskandar" Camat Kampar Utara Akhirnya Jadi Tersangka
  •  

    KAMPAR RiauKontras - Dana Desa yang jumlahnya membuat banyak orang ngiler, sejak lama dikhawatirkan akan menjadi bancakan oknum-okum aparatur pemerintahan.

    Kekhawatiran itu beralasan. Buktinya, seorang mantan Camat Kampar Utara, Kabupaten kampar, Provinsi Riau, bernama Iskandar, menjadi tersangka dalam kasus korupsi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD).

    Kepala Polres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata memberi isyarat penetapan tersangka tersebut. Edy tidak membantah Iskandar yang kini menjabat Camat Kampar telah ditetapkan tersangka. "Masih dalam proses sidik. Sabar, ya," katanya dalam pesan WhatsApp, Kamis (4/8/2016).

    Info bahwa Iskandar akan menjadi tersangka berawal dari Kejaksaan Negeri Kampar yang menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Kampar.

    Ditanya hal itu, Kapolres Edy tidak membantah. Ia kembali menyebutkan, penyidikan masih berjalan. "Bahasanya kan, masih disidik. Berarti, kan masih melengkapi proses pemberkasan. Untuk (pelimpahan) Tahap ke-1," ujarnya.

    Edy mengatakan, penyidik telah melaksanakan gelar perkara tentang penetapan tersangka di Kepolisian Daerah Riau. Namun ia tidak menyebutkan hasil gelar perkara tersebut.

    Patgulipat anggaran itu saat Iskandar memangku Pejabat Sementara Kepala Desa di empat desa sekaligus di Kecamatan Kampar Utara.

    Keempat desa itu antara lain, Kampung Panjang, Sungai Jalau, Muara Jalai dan Sungai Tonang. Iskandar mencairkan dana desa yang bersumber dari APBN 2015 itu dengan dalih untuk biaya kegiatan Semenisasi dan Pengerukan Irigasi desa.

    Total dana yang ia cairkan mencapai Rp. 628 juta lebih dan kabarnya dipindahkan ke rekening pribadi.

    Iskandar membentuk panitia pelaksana kegiatan tanpa melibatkan perangkat desa. Bukan itu saja, pembayaran biaya pengerjaan tidak melibatkan bendahara desa. Bahkan, hasil pengerjaannya pun dikabarkan tidak sesuai spek.

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • "Iskandar" Camat Kampar Utara Akhirnya Jadi Tersangka
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    4 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved