www.riaukontras.com
| Wabup Bersilaturahmi dengan Alumni SMKN 1 Tembilahan  | | Bupati Pantau Pelaksanaan UNBK Jenjang SMP | | Polres Karimun Tinjau Rapat Pleno Terbuka Logistik PPK di Empat Kecamatan | | Ada Apa..? Hasil Rekapitulasi C1 Mekar Jaya Tidak Sama Dengan Pleno | | Siswa SMAN 1 Bernas Bersama SMKN 1 Pangkalan Kuras, Lakukan Penggalangan Dana Untuk Nika Efarina | | Bupati Inhil: RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 22 April 2019
 
DIDUGA BRIPKA DODI RIFO
Lakukan Pembohongan Publik, Dan Catut Nama Oknum Propam Kepolisian Oku Timur - Palembang
Editor: | Jumat, 05-08-2016 - 20:10:43 WIB

TERKAIT:
 
  • Lakukan Pembohongan Publik, Dan Catut Nama Oknum Propam Kepolisian Oku Timur - Palembang
  •  

    PEKANBARU, RiauKontras,-Setelah memperoleh Informasi serta data dari Narasumber,masih di hari yang bersamaan (Selasa,03/08/2016).RK langsung menghubungi No Kontak Seluler 082323012004 milik pribadi Kompol Riki Rikardo Kapolsek Mandau-Duri Kab.Bengkalis,untuk mempertanyakan adanya dugaan permainan oknum Polsek Mandau mempermainkan Perusahaan dengan menerima Penitipan sebuah Unit Kendaraan Roda 4 Merek Toyota Avanza.Namun Komunikasi yang di lakukan oleh RK kepada dirinya (Kompol Riki Rikardo*red),tidak menjawab komunikasi yang di lakukan. Begitu juga halnya komunikasi yang di lakukan oleh RK Via SMS yang di layangkan keno Pribadinya,dengan menyampaikan adanya dugaan permainan yang diduga di lakukan oleh Anggotanya sendiri.Kembali RK tidak memperoleh jawaban yang di ingginkan,baik via sms maupun via telp seluler langsung.

    Akan ketidak puasan  untuk mendapatkan informasi yang di peroleh, RK beserta team yang mewakili PT Toyota Astra Fainance mendatang Markas Komando Polsek Mandau-Duri Kabupaten.Bengkalis untuk langsung menjumpai Kompol Riki Rikardo di ruang kerjanya yang berlokasikan Jl.Lintas Duri - Dumai Rabu (03/08/2016).

    Sungguh amat di sayangkan, seusai Apel Pagi yang di ikuti oleh jajaran Polsek Mandau. Kompol Riki Rikardo Kapolsek Mandau tidak dapat di jumpai dikarenakan sedang tidak di tempat melainkan Wakapolseknya yang ada, sebagaimana informasi yang di peroleh RK dari Anggota Polsek Mandau.

    Tanggang Wakapolsek mempertanyakan kepada RK dan Awak media lainnya maksud dan tujuan untuk menjumpai Kompol Riki Rikardo, RK pun menyampaikan maksud dan tujuannya yakni untuk melakukan Konfirmasi terkai adanya penahanan 1 Unit Avanza Merek Toyota Avanza dengan No Polisi BG 1643 Y atas nama Piki Leones.

    Tanggang Wakapolsek Mandau membenarkan hal tersebut, "Mobil itu kemarin  4 (Empat) hari lalu di stop oleh Leashing didaerah duri ini, mobil ini sudah kredit macet ini dari Palet. Kalau sudah terjadi kemacetan diatas 6 bulan, sudah ada pemberitahuan dari pusat bahwa wilayah-wilayah juga bisa monitor apabila mobil itu ada bisa di ambil. Dapatlah mobil ini, kemudian yang membawa mobil ini tidak mau menyerahkan sama leasing. Orang ini akhirnya supaya tidak terjadi keributan dibawalah kemari, kita dari Polsek tidak ada menangani namun yang membawa itu menitipkan. Kita tau bahwa ini bukan ranah pidana, makanya supaya tidak terjadi kekacauan kami minta tolong titip, tidak masalah." Ucap Tanggang mengulangi penuturan si penitip yang belum di ketahui siapa namanya oleh RK

    "Tidak masalah, tapi dengan ketentuan kami kasih waktu 1 minggu. Kalau bisa diambil atas nama siapa di kredit?, atas nama A harus itu yang mengambil, begitu....." Tambah Tanggang (Wakapolsek).

    Saat RK menunjukkan berkas dan atau data yang di Peroleh RK dari Narasumber, dimana Piki Leones selaku Debitur PT.TAF (Toyota Astra Fainance). Pembicaraan terputus sejenak, dikarenakan beliau (Wakapolsek*red) menjawab panggilan telp yang masuk ke no pribadinya.

    Usai  Tanggang (Wakapolsek) melakukan komunikasi yang masuk ke no pribadinya, RK menunjukkan data adanya Surat Kuasa dari Debitur kepada Pihak Kreditur (PT.TAF).Dan menjelaskan akan Kuasa yang diberikan oleh pihak Debitur kepada Kreditur, apabila Debitur (Piki Leones*red) tidak bisa menjalankan kewajibannya maka Kreditur dapat menarik Unitnya.

    Kembali Tanggang menjawab,."Kami tidak tau adanya surat kuasa dari Debitur, Kami tidak segampangnya memberi unit nanti kami menghubunginya via telp apa benar dirinya (Piki) telah memberikan kuasanya kepada pihak Kreditur yakni pihak TAF."

    Usai memberikan penjelasan yang telah dilakukan oleh RK dan pihak yang mewakili PT.TAF yang berada di kota Pekanbaru, Wakapolsek Mandau yang sudah mengetahui sengketa yang terjadi di antara Debitur dan Kreditur bukan merupakan Ranah Pidana melainkan Perdata perihal utang-piutang meminta data yang dimiliki RK dan pihak yang mewakili TAF untuk di bawa keruangan Penyidik dan atau di bawakan kepada Bripka Dodi Rifo selaku Penyidik Pembantu bukan kepada Kanit Reskrim sehingga Kanit Reskrim Polsek Mandau terkesan tidak berfungsi yang diduga oleh atasannya sendiri (Kapolsek Mandau*red).

    Sesampainya di sana ruang Riksa "Sekarang Polisi itu dilaporkan penggelapan ndan, sekarang di periksa Propam Polres Oku Timur. Polisi itu di laporkan kepolisi ndan dengan Pidana atas tuduhan penggelaman Mobil, kemarin saya sudah ngomong sama Kasi Propamnya." Tutur Bripka Dodi Rifo dengan nada sedikit pongahnya

    "Mobil itu tidak di gelapkan bang, mobil itu ada di Polsek Mandau. ini pelapornya melapor ke Polres ini pasal penggelapan, Mobil ini ada di kita pak, mobil itu di titipkan di sini. Ya..udah nanti biar kami jemput disana, sekarang gini pak, Sekarang Agus tidak melakukan penggelapan, mobil itu ada disana karena kemarin ada kejadian Mobil di ambat leshing, makanya yang merental mobil itu oomnya Agus menitipkan mobil itu di sini. Kami menunggu pihak Pemilik." Ucap Dodi yang mengulang penuturan oknum Propam Oku Timur via telp seluler pribadi miliknya, tanpa menyebutkan nama Propam yang disebut-sebut dirinya (Dodi*red) kepada RK dan Wakapolsek Mandau

    "kita sudah di telp Kapolsek Mobil itu tidak bisa kita memberikan kepada pihak Leashing ndan, orang merental aja di laporkan apa lagi kita ndan, Kami menunggu pihak Pemilik " pinta Dodi kepada Wakapolseknya

    "Gini lo...Piki yang punya mobil, di rental mobilnya oleh sipolisi tu, yang polisi tu meminjamkannya kepada saudaranya untuk menjemput saudaranya di aceh di ambatlah di sini. Kemarin sudah di jelaskan kepada piki tu, Akhirnya pikin tu siapa yang kompori-kompori tak tau kita ya. di laporkan polisi ni, di laporkan Pidana LP di Propam."

    Usai mendapatkan penjelasan dari Bripka Dodi Rifo Penyidik Pembantu Polsek Mandau, RK menjelaskan maksud penarikan yang di laksanakan oleh pihak lishing di karenakan piki sebagai Debitur sudah 30 bulan tidak memenuhi kewajiban lagi kepada pihak Kreditur yakni pihak PT.TAF. Dan menjelaskan oknum yang menitipkan unit Avanza yang ada di Polsek Mandau, berjanji akan hadir pada hari Senin (01/08/2016) namun oknum penitip yang tidak jelas identitasnya ingkar janji untuk hadir pada waktu yang telah di janjikan dan menanyakan kenapa Piki melaporkan penggelapan.

    "Saya Komunikasi Polsek Oku Timur ya, mereka mau kemari minggu depan ini semuanya.jangan masalah ini muncul,dan menurut Undang-undang Fidusia dia bisa menarik tapi harus didaftarkan di pengadilan. Kalau kita berbicara undang-undang, dia bisa menarik apabila sudah didaftarkan di pengadilan. Saya ribut sama Pak Kapolsek, kalau tidak pegang mobil ini. saya orang resese lo pak, kalau mau mobil ini, ini tanda terimannya saya tidak mau" tuturnya nada pongahnya (Bripka Dodi) yang seakan-akan mengetahui isi seluruh bunyi Undang-Undang No 42 Tahun 1999 Tentang Fidusia. setelah dirinya (Bripka Dodi Rifo*Red) mendapatkan penjelasan dari RK sembari menuturkan dirinya sudah ribut pada Kapolsek

    Di akhir pembicara,RK menanyakan nama oknum yang menitipkan apakah benar bernama Agus. Dodi membenarkan oknum tersebut bernama Agus, jika Agus yang menyerahkan pada leashing maka agus yang di laporkan penggelapan ke pihak Kepolisian.

    Dan saat RK mempertanyakan apakah dirinya atau pihak polsek yang membuat tanda terima pembuktian penitipan barang. Dodi Rifo menuturkan, "Tanda terima sudah kita buat ada pada Agus secara tertulis dan saya teken, saat di minta salinannya. kembali menuturkan, saya lupa memfoto copynya dan Kapolsek Tau akan tanda terima yang diserahkan dirinya kepada Agus".

    Dan saat RK menunjuk salah satu media cetak yang ada pada RK, dirinya yang tidak menyambung dalam pembicaraan meminta dirinya untuk dapat di pindahkan, dikarenakan wartawan bisa memindah-mindahkan oknum. "Saya sudah lama minta di pindahkan namun tak di beri oleh Kapolsek,tanya aja kapolseknya" tuding Dodi pada RK

    Sebelum meninggalkan dirinya di ruang kerjanya, RK berusaha meminta nama dan no telp oknum yang disebut-sebut Propam agar dapat di lakukan kroschek balance kebenaran informasi yang di peroleh RK darinya bukan sekedar mencatut nama Oknum Propam yang terkesan lakukan Pembohongan Publik

    Lagi-lagi dengan nada tidak beretika dirinya menuding RK, "Saya tidak ada minta-minta no orang, kaya penyidik aja kalian jadinya. Silahkan datang Kepolsek Oku Timur di Palembang,Konfirmasi kesana langsung."

    Untuk menghindari perdebatan yang tidak mengenakkan diri, RK beserta awak media lainnya meninggalkan ruangan kerjanya (Bripka Dodi Rifo*red),dan mengambil gambar unit avanza.Ditengah mengambil gambar unit Avanza yang parkir didepan ruang kerja dan plang nama ruang kerjanya. Bripka Dodi Rifo langsung keluar dari ruangnya, dan dengan gaya pongahnya meminta pada RK dapat mengambil gambarnya untuk dipublikasikan dengan maksud agar dapat di pindahkan kerupat seperti pintanya saat melakukan pembicaraan dengan RK di ruang kerjanya.

    RK pun memenuhi permintaan dirinya untuk di photo,usai memphoto dirinya, RK langsung menuju ruangan Kapolsek untuk menjumpai Kompol Riki Rikardo selaku Kapolsek untuk mempertanyakan informasi yang lebih jelas dan menyampaikan Etika Bripka Dodi Rifo yang terkesan tidak beretika selaku oknum Polri....Bersambung (Mail/Eman/Team)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Lakukan Pembohongan Publik, Dan Catut Nama Oknum Propam Kepolisian Oku Timur - Palembang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    4 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved