www.riaukontras.com
| Kodim 0104 Aceh Timur Laksanakan Pra TMMD ke-107 Tahun 2020 | | 17 Pati TNI AD Laporan Korps Kenaikan Pangkat di Mabesad | | Hj Zulaikhah Wardan Sambangi Balita Gizi Buruk | | Jalin Silaturahmi Kalapas Kelas II A Tembilahan Menggelar Pertemuan dengan Insan Pers | | Ribuan Masa Aksi di Mapolda dan Kejati Riau, Angki Korlap Dua Tuding Sekda Riau Main Mata | | Kanwil DJPb Serahkan Plakat WTP Kepada Kota Banda Aceh
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 19 Februari 2020
 
Jakarta
FAMI Kecewa KPPU Lamban Tangani Laporan Tiket Mahal
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 11-02-2020 - 09:12:47 WIB

TERKAIT:
 
  • FAMI Kecewa KPPU Lamban Tangani Laporan Tiket Mahal
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Ketua umum Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) H. Zenuri Makhrodji beserta anggotanya, Senin 10 Februari 2020 mendatangi Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Jalan Ir. Juanda Gambir Jakarta Pusat.

    Pihaknya beralasan sudah terlalu lama KPPU melakukan penanganan kasus dugaan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang menyebabkan tingginya harga tiket pesawat di Indonesia.

    "Masyarakat sudah banyak menjerit atas mahalnya tiket pesawat, kok KPPU malah terkesan lambat dalam penanganan dugaan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang diadukan oleh ribuan Advokat FAMI seluruh Indonesia," kata Zaenuri.

    Dirinya merasa kecewa atas penanganan oleh KPPU yang terkesan jalan ditempat. Untuk itu kami mendorong KPPU agar segera menyimpulkan atas proses hukum yang sudah cukup lama dilakukannya.

    "Kami mendorong KPPU segera memutuskan atas dugaan praktek monopoli yang kuat dugaan dilakukan oleh 5 penerbangan nasional yakni Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air dan Sriwijaya Air," tegas Zaenuri.

    Senada, Sekjen FAMI Saiful Anam menegaskan bahwa seharusnya KPPU peka terhadap harapan publik atas terjangkaunya harga tiket pesawat. Sehingga sektor pariwisata dapat menggeliat.

    "Ini kan seakan KPPU tidak peka terhadap harapan publik akan transportasi yang terjangkau sehingga sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat dapat berkembang dengan baik," kata Saiful.

    Kami sangat mendukung KPPU untuk segera memutuskan perihal tiket pesawat mahal ini.

    "Sehingga masyarakat percaya terhadap integritas KPPU yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat," pungkasnya.

    Diberitakan sebelumnya, ribuan Advokat FAMI mengadukan 5 (lima) jasa penerbangan yakni Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink, Batik Air dan Sriwijaya Air ke KPPU, dirinya beralasan telah terjadi dugaan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat ditubuh penyedia jasa penerbangan nasional tersebut sehingga mengakibatkan harga tiket pesawat mahal.(Dwi/Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • FAMI Kecewa KPPU Lamban Tangani Laporan Tiket Mahal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    2 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    3 Tiang Baleho Miring Sangat Mengkhawatirkan Masyarakat
    4 Ahok Akhirnya "Mundur"
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    7 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    8 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    9 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    10 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved