www.riaukontras.com
| Anak Penyelamat Bendera Merah Putih Dapat Penghargaan Dari Kapolres Meranti | | 200 Pesantren dan UMKM di Jatim Deklarasikan Closed Loop Economy | | Pangdam IM Mengajak Masyarakat Jaga Perdamaian Aceh | | Gelar Bakti Sosial, Polwan Jajaran Polres Dumai Menyalurkan Bantuan Sembako Menggunakan Sepeda Dan S | | Ormas Pekat IB, Aparat Hukum Bertindak Tegas Indikasi Pembiaran dan Mubazir Uang Negara | | Sergap Seorang Pelaku Saat Akan Transaksi Narkotika Jenis Shabu
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 16 08 2020
 
Jakarta
FAMI Kecewa KPPU Lamban Tangani Laporan Tiket Mahal
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 11-02-2020 - 09:12:47 WIB

TERKAIT:
 
  • FAMI Kecewa KPPU Lamban Tangani Laporan Tiket Mahal
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Ketua umum Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) H. Zenuri Makhrodji beserta anggotanya, Senin 10 Februari 2020 mendatangi Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Jalan Ir. Juanda Gambir Jakarta Pusat.

    Pihaknya beralasan sudah terlalu lama KPPU melakukan penanganan kasus dugaan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang menyebabkan tingginya harga tiket pesawat di Indonesia.

    "Masyarakat sudah banyak menjerit atas mahalnya tiket pesawat, kok KPPU malah terkesan lambat dalam penanganan dugaan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang diadukan oleh ribuan Advokat FAMI seluruh Indonesia," kata Zaenuri.

    Dirinya merasa kecewa atas penanganan oleh KPPU yang terkesan jalan ditempat. Untuk itu kami mendorong KPPU agar segera menyimpulkan atas proses hukum yang sudah cukup lama dilakukannya.

    "Kami mendorong KPPU segera memutuskan atas dugaan praktek monopoli yang kuat dugaan dilakukan oleh 5 penerbangan nasional yakni Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air dan Sriwijaya Air," tegas Zaenuri.

    Senada, Sekjen FAMI Saiful Anam menegaskan bahwa seharusnya KPPU peka terhadap harapan publik atas terjangkaunya harga tiket pesawat. Sehingga sektor pariwisata dapat menggeliat.

    "Ini kan seakan KPPU tidak peka terhadap harapan publik akan transportasi yang terjangkau sehingga sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat dapat berkembang dengan baik," kata Saiful.

    Kami sangat mendukung KPPU untuk segera memutuskan perihal tiket pesawat mahal ini.

    "Sehingga masyarakat percaya terhadap integritas KPPU yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat," pungkasnya.

    Diberitakan sebelumnya, ribuan Advokat FAMI mengadukan 5 (lima) jasa penerbangan yakni Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink, Batik Air dan Sriwijaya Air ke KPPU, dirinya beralasan telah terjadi dugaan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat ditubuh penyedia jasa penerbangan nasional tersebut sehingga mengakibatkan harga tiket pesawat mahal.(Dwi/Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • FAMI Kecewa KPPU Lamban Tangani Laporan Tiket Mahal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    7 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved