www.riaukontras.com
| Hari Ketiga, Aceh Timur Sudah Kumpul 41 Medali | | Bupati Karimun Resmikan Hotel EcotelĀ  | | Pemerintah Salurkan Bantuan Masa Panik Untuk Korban Banjir Aceh Utara | | Hasil Sementara Perolehan Medali Aceh Timur Teratas Raih 6 Emas 5 Perak 6 Perunggu | | Aminullah Luncurkan Program Diniyah Madrasah Ibtidaiyah Banda Aceh | | Bupati Meranti Resmikan Mushola Ashifa MTSN I Selatpanjang
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 21 November 2018
 
Dugaan Bagi-bagi Sembako, Bawaslu Prov. Riau Konferensi Pers
Editor: | Rabu, 07-11-2018 - 22:00:52 WIB

TERKAIT:
 
  • Dugaan Bagi-bagi Sembako, Bawaslu Prov. Riau Konferensi Pers
  •  

    ROHIL, RIAUKontraS.com Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau melakukan konferensi pers di aula kantor Bawaslu Rohil, Rabu (7/11/2018), terkait tentang pelangran Pemilu.

    Dalam konferensi pers tersebut turut dihadiri ketua Bawaslu Riau Rusidi Ruslan, Bawaslu Rohil Syahyuri, Kejari Rohil di wakili Kasi Pidum Zulham Pane, perwakilan dari Polres serta jajaran komisioner Bawaslu Rohil.

    Dalam konferensi pers, ketua Bawaslu Riau, Rusidi Ruslan mengatakan Bawaslu saat ini dan ke depan, terbentang tantangan historis bagi Bawaslu untuk membuktikan peran dan eksistensi strategisnya mengawal pemilu yang berintegritas bagi kemajuan bangsa.

    Kata Rusidi Ruslan, sahabat-sahabat Bawaslu Rohil kini masih mendalami kasus bagi-bagi sembako yang dilakukan anggota DPRD Rohil, KRS. Central Gakumdu masih mendalami, apa itu pelanggan, atau tidak. Yang jelas kasus ini kita pantau, supaya hasil gambar dan transparan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

    "Iya, kasus KRS dalam proses. Saksi-saksi telah kita mintai keterangan. Kini dalam kajian permulaan dan proses selanjutnya SG2 apakah memenuhi,"Sebut Ketua Bawaslu Riau ini.

    Ada beras, susu dan gula kita temukan dan saksi ada enam orang. Dan kita masih minta pendapat ahli. Kita sudah menyerahkan pada gakumdu Rohil untuk ahli bahasa ada terdapat radiksoinal dan pada penegasan.

    "Terduga pelaku diminta secepatnya dipanggil, apa motifnya. Apakah saat itu dia sebagai Anggota DPRD atau Caleg. Kalau terbukti KRS bersalah tentunya akan di jerat hukuman dua tahun penjara denda 24 juta. Terkait status sebagai caleg nanti kita lihat, kemungkinan di kualifikasi atau tidak,"Terangnya.

    Himbauan adalah penyerahan kedepannya untuk berhati hati ketentuan unsur pidana, mungkin ada pidana lainya. Bantuan batuan silatnya langsung di berikan caleg. Berhati hati, kalau dia masih atau terstruktur akan caleg akan diskualifikasi. (Jar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Dugaan Bagi-bagi Sembako, Bawaslu Prov. Riau Konferensi Pers
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    5 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    6 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    7 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    8 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
    9 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    10 Wakil Bupati Minta Bupati Nias Barat Copot Kadis BPKPAD dan Kuasa BUD
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved