www.riaukontras.com
| Sembilan Keuchik Kecamatan Syiah Kuala Dapat Sepeda Motor Dinas Baru | | Pemko Banda Aceh Gelar Latsar Bagi 40 CPNS Golongan III | | DPRK Kota Banda Aceh Paripurnakan Raqan APBK-P 2019 | | Perempuan Banda Aceh Ikuti Pelatihan Manajemen Organisasi | | Pameran Alutsista TNI AD Korem 031/Wira Bima, Di living World Pekanbaru | | Ketua PWOIN Minta Tangkap Bupati Bengkalis dan Bebaskan Toro
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 20 08 2019
 
Banda Aceh
Cek Zainal Buka Workshop Permainan Tradisional Anak
Editor: Muhammad Abubakar | Minggu, 04-11-2018 - 17:25:40 WIB

TERKAIT:
 
  • Cek Zainal Buka Workshop Permainan Tradisional Anak
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Permainan tradisional zaman dulu banyak mengajarkan pendidikan karakter, namun seiring perkembangan zaman, anak-anak zaman now mulai melupakan permainan tradisional, dan lebih asyik dengan gadget maupun  permainan modern lainnya.

    Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin saat membuka workshop psikologi Bermain Experiental Learning Anak (Berlian) di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Sabtu (3/11/2018).

    Acara yang digagas oleh Universitas Muhamadiyah (Unmuha) Aceh dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari kaum ibu dan mahasiswi itu menghadirkan pakar permainan anak tradisional Dr Iswinarti MSi Psikolog. Beragam permainan anak tradisional seperti lempar bola, engklek, dan loncat karet pun ditampilkan di sana.

    Pemko Banda Aceh, kata Cek Zainal, memberikan kredit khsusus kepada Fakultas Psikologi Unmuha Aceh yang telah berinisiatif melaksanakan workshop tersebut. Tema yang diusung juga cukup menarik yakni “Membangun Karakter dan Kompetensi Sosial Anak Melalui Penerapan Permainan Tradisional dengan Metode ‘Berlian’.”

    Menurutnya, sebenarnya Aceh kaya dengan jenis permainan tradisional yang ternyata bisa menstimulus perkembangan jiwa anak, bahkan sebagai sarana edukasi.  “Tidak perlu peralatan yang canggih dalam memainkannya, tapi cukup menggunakan peralatan sederhana yang mudah didapatkan di sekitar kita, seperti kayu, bambu, batu, tanah, genting, pasir  atau peralatan bekas lainnya.”

    “Sebagai contoh permainan mobil-mobilan dari bambu dan sandal bekas, telepon-teleponan dari kaleng bekas, dan lain-lain. Namun seiring  dengan perjalanan waktu, jenis permainan tradisional ini mulai punah dan sudah tidak banyak kita temukan,” katanya.

    Padahal, sambungnya, jenis permainan ini  bisa menstimulasi perkembangan anak, membantu anak menyesuaikan diri, saling berinteraksi yang  positif, kerja sama,  membantu anak mengontrol diri,  mengembangkan empati, taat pada peraturan, dan menghargai orang lain.  “Setidaknya permainan tradisional bisa membantu mengontrol emosi  dan kepekaan sosial anak,” katanya lagi.

    Terakhir ia berharap melalui workshop ini dapat memotivasi semua pihak untuk senantiasa memberikan pendidikan karakter kepada anak termasuk dengan menggali kembali permainan tradisional anak yang sudah mulai punah. “Hasil yang kita harapkan adalah tumbuhnya generasi gemilang yang berkarakter religius, kreatif, dan inovatif,” pungkasnya apda acara yang turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Psikologi Unmuha Aceh Barmawi tersebut.(***)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Cek Zainal Buka Workshop Permainan Tradisional Anak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved